Tentara Romawi tidak melakukannya sendiri, kitalah yang membantunya
memukulkan palu dan telah memaku-NYA. Dosa kita yang ditanggung-NYA lah
yang membuat semuanya terjadi. Dan oleh karena Kasih-NYA kepada kita,
DIA rela membayar dengan kematian-NYA. Ketika tangan-tangan manusia
memakukan tangan Ilahi ke sebuah kayu salib, bukan para serdadu yang
memegang tangan Yesus kuat-kuat, namun tangan Allah Sendiri yang
memegang-NYA. Tangan yang sama yang membentuk lautan dan membangun gunung-gunung.
Tangan yang sama yang menciptakan fajar dan mengukir awan. Tangan yang
sama yang membentuk bumi dengan segala isinya. Tangan yang sama itu juga
yang membuat Yesus harus tetap menjalankan Ketaatan-NYA kepada Bapa di
Sorga, bagi Keselamatan umat manusia yang di kasihi-NYA.
Sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggung-NYA dan kesengsaraan kita
yang dipikul-NYA. DIA tertikam oleh karena pemberontakan kita. DIA
diremukkan oleh karena kejahatan kita. Ganjaran yang mendatangkan
keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-NYA. Dan oleh bilur-bilur-NYA
kita menjadi sembuh. DIA memilih memikul dosa-dosa kita daripada melihat
ketidak berdayaan kita. Sebab itu DIA memilih untuk menjalaninya dan
Karya Terbesar-NYA itu tidaklah mudah. Namun itulah arti Kasih Yang
Sesungguhnya bagi umat manusia.
Ketika Allah menemukan kita, kita tidak mengenali DIA yang datang untuk
menolong kita. Ketika DIA menawarkan kita untuk mengikuti-NYA, kita
mengabaikan-NYA bahkan menyuruh-NYA pergi. Pikiran kita sering kali
memusuhi-NYA dan kita melakukan yang jahat dimata-NYA. Namun Allah
membuat perdamaian dengan kita melalui kematian Putra Tunggal-NYA.
Sehingga kini kita dilayakkan berdiri dihadapan-NYA, sebagai orang
tebusan-NYA, sebagai anak-anak yang di Kasihi-NYA dan teramat berharga
di mata-NYA.
Adakah hari ini kita menanggung beban dosa di pundak kita..?? Adakah kita kuatir, bimbang, cemas, putus asa,
dan kecewa, bahwa itu terlalu berat untuk diampuni..?? Adakah tempat
bagi-NYA didalam hati kita..?? Biarlah saat ini kita merasakan Yesus
meletakkan tangan-NYA yang berlubang paku di pundak kita, dan mendengar
DIA berkata : kita telah di ampuni. Jika hidup-NYA telah DIA berikan
bagi kita, adakah sesuatu pada hari ini yang DIA tidak dapat berikan
kepada kita..??
Allah menunjukkan Kasih-NYA kepada kita, oleh karena Kristus telah mati
untuk kita ketika kita masih berdosa. Itu sebabnya kita tahu bahwa
manusia lama kita telah
turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya. Agar kita
jangan menghambakan diri lagi kepada dosa, karena kita telah dibeli
dengan harga yang sangat mahal dan harganya telah lunas dibayar. Yang
lama telah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Kekuatan Kuasa dalam Nama-NYA, mampu mengalahkan semua keragu-raguan
dalam hidup kita. Sekalipun ditengah kegelapan dunia yang tidak mampu
menjanjikan apapun, tetapi selalu ada
kekuatan dan pengharapan bagi semua orang yang percaya akan Nama-NYA.
Seberapapun berat pergumulan yang harus kita hadapi dalam kehidupan,
Yesus siap menyatakan Kuasa Kasih-NYA bagi kita, sekalipun mungkin dalam
cara yang berbeda dengan yang kita harapkan. Karena yang mustahil bagi
manusia adalah mungkin bagi Tuhan.
Janganlah takut, gelisah, dan gentar hati, sebab damai sejahtera-NYA
telah diberikan kepada kita, dan apa yang diberikan-NYA tidak seperti
yang diberikan dunia kepada kita. Sesungguhnya dalam hati manusia ada
bagian yang tidak akan pernah dapat di isi
oleh apapun dan oleh siapapun, selain kehadiran Allah penciptanya. Itu
sebabnya tidak peduli seberapa jauh kita sudah meninggalkan-NYA, DIA
tetap menanti kehadiran kita untuk segera kembali datang kepada-NYA.
Amin.
" Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan
Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di
dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah
mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. "
(GALATIA 2 : 20)
Selamat menjalani kehidupan dalam Karya Penyelamatan Kristus sebagai Bukti Kasih-NYA kepada kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar