Jumat, 30 Mei 2014

ANGKA 666

Angka 666 adalah angka anti kristus, dan jika kita hubungkan dgn COMPUTER serta dengan hari ke-6 Adam atau manusia diciptakan, maka:
Contoh:
C abjad ke 3 X 6 = 18
O abjad ke 15X 6 = 90
M abjad ke 13X 6 = 78
P abjad Ke 16X 6 = 96
U abjad ke 21X 6 = 126
T abjad ke 20X 6 = 120
E abjad ke 5 X 6 = 30
R abjad ke 18X 6 = 108

Jika dijumlahkan seluruhnya akan dapat angka 666
Hubungkan dengan apa kata Yohanes 6:66; mulai dari waktu byk murid2Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Yesus.
Kata mengundurkan diri dalam terjemahan lain berkata Menolak dia. Jadi bukan cuma mundur......
Hari-hari ini dunia computer sudah mengglobal.
Dan di akhir zaman banyak org yg akan disucikan dan dimurnikan dan diuji (orang2 bijaksana) akan memahami tentang akhir zaman.
Dan org yg selalu suka naik di hadirat Allah, akan diberitahukan rahasia2 tentang akhir zaman.

Selasa, 11 Februari 2014

Doa hari Senin – 11 February 2014 – Bersyukur

Tuhan Yesus,
Kami bersyukur Engkau sudah memberkati keluarga kami.
Kami bersyukur oleh karena kemurahanMu jua,
pada hari Minggu dan hari ini
kami dapat merayakan tahun baru imlek
Kami bersuka cita telah berkumpul dan
menikmati kebaikanMu Tuhan bersama
keluarga inti, keluarga besar
dimana seluruh sanak famili berkumpul,
ini adalah suatu momen indah yang  jarang terjadi.
Terima kasih Tuhan untuk tahun-tahun yang sudah  boleh terlewati
dengan baik berkat penyertaan dan pertolonganmu.
Tak habis-habisnya kami bersyukur
karena tanganMu tak pernah terlamabat
dalam memberi pertolongan bagi  kami,
kasih setiaMu dan berkatMu selalu tak berhenti
mengalir dalam hidup kami.
Kami berdoa mohon penyertaanMu pula di tahun yang baru ini.
Menurut penanggalan chinese ini adalah tahun ular,
tapi bagi kami, tahun  apapun, adlaha tahun yang selalu baik,
tahun yang memberikan kesempatan  yang bagi bagi kami
untuk berkarya dan melayani.
untuk lebih baik lagi dalam segala hal.
Kami tau bahwa kami tak  akan pernah berhasil
jika mengandalkan kekuatan  kami sendiri,
tapi hanya dengan bersamaMu Tuhan
kami siap menghadapi ombak dan badai sehebat apapun,
karena Engkau Allah kami lebih hebat dan  perkasa
dari apapun juga yang ada di bumi dan di  surga.
Engkau adalah Gunung Batu dan Kota Benteng kami.
Terima kasih Tuhan
Puju dan syukur kami panjatkan kepadaMu Tuhan Yesus,
Sumber suka cita kami
Amin

Minggu, 12 Januari 2014

Pandangan 3 Agama Terhadap Tuhan Yesus

Yahudi

1.      Yesus lahir dari perbuatan zina;  mengaku menjadi Mesias yang dinantikan Bani Israil.

2.     Yesus layak mati disalib sebagai hukuman terhadap pengakuannya sebagai Mesias.

Kristen


1.      Yesus adalah Tuhan Putra, pribadi kedua Tuhan.

2.      Yesus mengalami kematian di kayu salib untuk menebus dosa warisan umat manusia.

Islam

1.      Yesus lahir  karena ketentuan Allah ( kalimat Allah ), dilahirkan ibindanya Siti Maryam binti Imran dalam keadaan suci ( fitrah ).

2.      Yesus adalah seorang utusan Allah, bukan Tuhan sebagaimana penjelasan surat Al maidah/ 5:73.

” Sesunguhnya kafirlah orang –orang yang mengatakan bahwasannya Allahsalah satu dari tiga, padahal sekali-kali tiddak ada Tuhan ( yang berhak disembah ) selain Tuhan Yang Maha Esa .  Jika mereka Tidak berhenti dari apa  yamg mereka katakan itu, pasti orang – orang kafir  diantara mereka akan tertimpa siksaan yang pedih.”

3.      Yesus diselamatkan Allah dari kematian di kayu salib.

Bukti Kasihnya

Tentara Romawi tidak melakukannya sendiri, kitalah yang membantunya memukulkan palu dan telah memaku-NYA. Dosa kita yang ditanggung-NYA lah yang membuat semuanya terjadi. Dan oleh karena Kasih-NYA kepada kita, DIA rela membayar dengan kematian-NYA. Ketika tangan-tangan manusia memakukan tangan Ilahi ke sebuah kayu salib, bukan para serdadu yang memegang tangan Yesus kuat-kuat, namun tangan Allah Sendiri yang memegang-NYA. Tangan yang sama yang membentuk lautan dan membangun gunung-gunung. Tangan yang sama yang menciptakan fajar dan mengukir awan. Tangan yang sama yang membentuk bumi dengan segala isinya. Tangan yang sama itu juga yang membuat Yesus harus tetap menjalankan Ketaatan-NYA kepada Bapa di Sorga, bagi Keselamatan umat manusia yang di kasihi-NYA.

Sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggung-NYA dan kesengsaraan kita yang dipikul-NYA. DIA tertikam oleh karena pemberontakan kita. DIA diremukkan oleh karena kejahatan kita. Ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-NYA. Dan oleh bilur-bilur-NYA kita menjadi sembuh. DIA memilih memikul dosa-dosa kita daripada melihat ketidak berdayaan kita. Sebab itu DIA memilih untuk menjalaninya dan Karya Terbesar-NYA itu tidaklah mudah. Namun itulah arti Kasih Yang Sesungguhnya bagi umat manusia.

Ketika Allah menemukan kita, kita tidak mengenali DIA yang datang untuk menolong kita. Ketika DIA menawarkan kita untuk mengikuti-NYA, kita mengabaikan-NYA bahkan menyuruh-NYA pergi. Pikiran kita sering kali memusuhi-NYA dan kita melakukan yang jahat dimata-NYA. Namun Allah membuat perdamaian dengan kita melalui kematian Putra Tunggal-NYA. Sehingga kini kita dilayakkan berdiri dihadapan-NYA, sebagai orang tebusan-NYA, sebagai anak-anak yang di Kasihi-NYA dan teramat berharga di mata-NYA.

Adakah hari ini kita menanggung beban dosa di pundak kita..?? Adakah kita kuatir, bimbang, cemas, putus asa, dan kecewa, bahwa itu terlalu berat untuk diampuni..?? Adakah tempat bagi-NYA didalam hati kita..?? Biarlah saat ini kita merasakan Yesus meletakkan tangan-NYA yang berlubang paku di pundak kita, dan mendengar DIA berkata : kita telah di ampuni. Jika hidup-NYA telah DIA berikan bagi kita, adakah sesuatu pada hari ini yang DIA tidak dapat berikan kepada kita..??

Allah menunjukkan Kasih-NYA kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita ketika kita masih berdosa. Itu sebabnya kita tahu bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya. Agar kita jangan menghambakan diri lagi kepada dosa, karena kita telah dibeli dengan harga yang sangat mahal dan harganya telah lunas dibayar. Yang lama telah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Kekuatan Kuasa dalam Nama-NYA, mampu mengalahkan semua keragu-raguan dalam hidup kita. Sekalipun ditengah kegelapan dunia yang tidak mampu menjanjikan apapun, tetapi selalu ada kekuatan dan pengharapan bagi semua orang yang percaya akan Nama-NYA. Seberapapun berat pergumulan yang harus kita hadapi dalam kehidupan, Yesus siap menyatakan Kuasa Kasih-NYA bagi kita, sekalipun mungkin dalam cara yang berbeda dengan yang kita harapkan. Karena yang mustahil bagi manusia adalah mungkin bagi Tuhan.

Janganlah takut, gelisah, dan gentar hati, sebab damai sejahtera-NYA telah diberikan kepada kita, dan apa yang diberikan-NYA tidak seperti yang diberikan dunia kepada kita. Sesungguhnya dalam hati manusia ada bagian yang tidak akan pernah dapat di isi oleh apapun dan oleh siapapun, selain kehadiran Allah penciptanya. Itu sebabnya tidak peduli seberapa jauh kita sudah meninggalkan-NYA, DIA tetap menanti kehadiran kita untuk segera kembali datang kepada-NYA. Amin.

" Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. "
(GALATIA 2 : 20)

Selamat menjalani kehidupan dalam Karya Penyelamatan Kristus sebagai Bukti Kasih-NYA kepada kita.

Sabtu, 11 Januari 2014

Indah pada waktunya

Pengkotbah 3:11
===========
"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
Saat ini jika sebuah pertanyaan diajukan kepada anda: apakah anda menganggap Tuhan sudah bersikap adil pada anda, apa yang menjadi jawabannya? Puji Tuhan jika anda menjawab ya. Tapi ada banyak orang yang menganggap belum, kurang atau bahkan tidak. Seringkali orang berdoa meminta sesuatu, namun ketika doanya belum dikabulkan, atau tidak dikabulkan, mereka akan merasa sangat kecewa dan menganggap Tuhan ingkar janji, pilih kasih dan tidak adil. Seorang teman pernah dengan kecewa mengatakan bahwa apa yang dijanjikan Yesus dalam Matius 7:7-8 hanyalah sesuatu yang hanya berlaku bagi orang tertentu, pastinya bukan dia. Benarkah demikian? Saya yakin sekali tidak demikian. Perasaan seperti itu bisa muncul apabila kita memandang firman Tuhan hanya secara sepihak dari kacamata manusia semata. Ketidaksabaran dan pengertian yang sangat dangkal akan janji Tuhan bisa membuat kita dengan cepat merasa dikecewakan.


Ayat hari ini berbicara mengenai hal yang sangat penting untuk kita perhatikan. "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir." (Pengkotbah 3:11). Ini sebuah pesan dari Tuhan agar kita tetap sadar dan tidak mencoba merasionalisasikan rencana Tuhan hanya secara sepihak lewat kacamata kita. Tidak tepat apabila kita "memerintah" Tuhan untuk memberikan segala yang kita inginkan, yang menurut kita terbaik bagi kita. Padahal Tuhan jelas Maha Tahu, dan Dia berjaMari kita lihat secara lengkap apa yang dikatakan Yesus dalam Injil Matius di atas. "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan." (Matius 7:7-8). Jika kita hanya membaca ayat ini saja, maka kita akan mendapatkan pemahaman yang keliru mengenai janji Tuhan. Ya, benar bahwa Yesus mengatakan bahwa kita akan menerima apa yang kita minta.nji untuk memberikan segala yang terbaik kepada kita anak-anakNya. Artinya, Tuhan pasti jauh lebih tahu mana yang terbaik buat kita masing-masing. Apa yang menurut kita terbaik, belum tentu terbaik. Tapi Tuhan tahu apa yang terbaik buat kita. Itu pasti.Dan itulah yang dikatakan Yesus dalam ayat selanjutnya. "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." (ay 11).

Jika kita hubungkan dengan ayat bacaan hari ini, maka kita akan melihat gambaran keseluruhan dengan jelas. Tuhan selalu menyediakan segala sesuatu yang indah pada waktunya. Dia menyediakan segala yang terbaik bagi kita, bahkan yang tidak kita tahu sekalipun. Kemampuan manusia terbatas untuk menyadari apa yang terbaik bagi diri kita di masa depan, namun percayalah pada Tuhan, karena Dia tahu apa yang terbaik bagi kita, dan telah menyediakannya. Tuhan selalu siap memberikan jawaban yang tepat sesuai waktuNya, dan itulah yang terbaik. Bahkan ketika Tuhan tidak memberikan apa yang anda minta, itupun hanya untuk kebaikan kita sendiri juga. Bapa adalah Allah yang Maha Tahu. Jika orang tua kita pun tahu memberikan yang terbaik bagi kita, apalagi Bapa di surga. Kita dipersilahkan meminta pada Tuhan dalam doa-doa kita, tapi jangan memaksakan kehendak. Ingat bahwa Yesus sendiri mengajarkan demikian: "...tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (Lukas 22:42). Serahkan sepenuhnya pada Tuhan. He will give you nothing but the best.

Percayakan semua pada Tuhan Yang Maha Tahu, Dia telah menyediakan segala sesuatu indah pada waktunya, haleluya amien, (by nuel - henz)☺̥̲̣̥̣̥ ☺̥̲̣̥̣̥ ✽We love JESUS and you, GOD bless you all✽☺̥̲̣̥̣̥
°⌣̊┈̥-̶̯͡ God ϐιєšš γσǚ°⌣̊┈̥-̶̯

Tahukah Anda Asal Usul Gereja?

A.  LATAR BELAKANG
Sebelum Yesus naik ke surga, Ia memberikan perintah kepada para murid-Nya untuk pergi ke Yerusalem dan menunggu di sana sampai Roh Kudus dicurahkan ke atas mereka. Dengan kuasa yang diberikan Roh Kudus itu Yesus berjanji akan memperlengkapi murid-murid-Nya untuk menjadi saksi-saksi, bukan hanya di Yerusalem tapi juga di ke ujung-ujung bumi (Kis. 1:1-11). Janji itu digenapi oleh Kristus dan perintah itu ditaati oleh murid-murid-Nya.
B.  PERMULAAN GEREJA
Kata “gereja” atau “jemaat” dalam bahasa Yunani adalah ekklesia; dari kata kaleo, artinya “aku memanggil/memerintahkan”. Secara umum ekklesia diartikan sebagai perkumpulan orang-orang. Tetapi dalam konteks Perjanjian Baru kata ini mengandung arti khusus, yaitu pertemuan orang-orang Kristen sebagai jemaat untuk menyembah kepada Kristus.
Amanat Agung yang diberikan Kristus sebelum kenaikan ke surga (Mat. 28:19-20) betul-betul dengan setia dijalankan oleh murid-murid-Nya. Sebagai hasilnya lahirlah gereja/jemaat baru baik di Yerusalem, Yudea, Samaria dan juga di perbagai tempat di dunia (ujung-ujung dunia).
1. Gereja Di Palestina
a. Gereja pertama lahir di Yerusalem (Kis. 1:8)
b. Petrus dan beberapa murid-murid Tuhan Yesus yang lain membawa Injil ke Yudea (Kis. ps. 1-7).
c. Filipus dan murid-murid yang lain pergi ke Samaria dan sekitarnya (ps. 8).
2. Gereja di luar Palestina
a. Petrus membawa Injil ke Roma.
b. Paulus ke Asia Kecil dan Eropa (Kis. ps. 10-28).
c. Apolos ke Mesir (Kis. ps. 18).
d. Filipus ke Etiopia (Kis. ps. 8).
e. Sebelum tahun 100 M, Injil sudah tersebar ke Siria, Persia, Afrika (Kis. 9).
f. Lalu ke ujung-ujung bumi (Siria, Persia, Gaul, Afrika Utara, Asia & Eropa).
C. PERTUMBUHAN DAN TANTANGAN
Gereja/jemaat yang baru berdiri mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Kuasa Roh Kudus sangat nyata hadir di tengah jemaat. Namun demikian tantangan dan kesulitan juga mewarnai pertumbuhan jemaat mula-mula itu. Tapi luar biasa, justru karena keadaan yang sulit itu gereja semakin berkembang.
1. Agama Negara
Kaisar Agustus mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Salah satu peraturan yang muncul pada masa pemerintahannya adalah menyembah kepada Kaisar sebagai dewa mereka, walaupun mereka masih diijinkan melakukan penyembahan kepada dewa-dewa/kepercayaan asal mereka sendiri.
Namun demikian ada kekecualian untuk orang-orang Yahudi yang mempunyai agama Yudaisme yang menjunjung tinggi monotheisme, mereka tidak diharuskan untuk menyembah kepada Kaisar. Hal ini terjadi karena mereka takut kalau orang Yahudi memberontak.
Kehadiran agama Kristen saat itu, pada mulanya dianggap sebagai salah satu sekte agama Yudaisme, itu sebabnya orang-orang Kristen pertama tidak diharuskan untuk menyembah kepada Kaisar. Tetapi setelah orang- orang Yahudi secara terbuka memusuhi orang Kristen (puncak peristiwa penyalipan Kristus) barulah pemerintah Romawi melihat kekristenan tidak lagi sebagai sekte Yudaisme tetapi agama baru. Sejak saat itu keharusan menyembah kepada Kaisar pun akhirnya diberlakukan untuk orang-orang Kristen. Kepada mereka yang tidak patuh pada peraturan ini mendapat hukuman dan penganiayaan yang sangat berat.
2. Penganiayaan terhadap orang Kristen.
Salah satu bukti kesetiaan orang Kristen kepada Kristus ditunjukkan dengan secara setia menjalankan pengajaran Alkitab dan menolak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Alkitab. Karena sebab itulah orang-orang Kristen sering harus membayar harga yang mahal demi kepercayaan mereka kepada Kristus, antara lain adalah dengan penganiayaan.
Beberapa penyebab penganiayaan:
a. Karena orang Kristen menolak untuk menyembah Kaisar.
b. Karena orang Kristen dituduh melakukan hal-hal yang menentang kemanusiaan, mis. menolak menjadi tentara, mengajarkan tentang kehancuran dunia, membiarkan perpecahan keluarga, dll.
c. Karena orang Kristen dituduh mempraktekkan immoralitas dan kanibalisme, misalnya melakukan cium kudus, bermabuk-mabukan, dosa inses, makan darah dan daging manusia.
3. Hasil dari penganiayaan.
Memang ada banyak orang Kristen yang mati dalam penganiayaan dan pembunuhan, namun demikian jumlah orang Kristen tidak semakin berkurang malah semakin bertambah banyak.
a. Orang Kristen semakin berani. Sekalipun dianiaya mereka tetap mempertahankan iman mereka (mis. Surat Petrus).
b. Kekristenan semakin menyebar keluar dari Yerusalem, yaitu ke daerah-daerah sekitarnya, dan ke seluruh dunia.
c. Orang-orang Kristen semakin memberi pengaruh dalam kehidupan masyarakat, sehingga mereka betu-betul menjadi saksi yang hidup.

Jumat, 10 Januari 2014

Merdeka Atas Doa

ada suatu kisah tentang seorang pandai besi yang sangat terkenal karena hasil kerjanya menciptakan berbagai kerajinan dari besi yang hasilnya sangat bermutu dan disukai banyak orang. Pada suatu saat karena suatu kesalahannya, si pandai besi ini ditangkap dan dipenjarakan dalam sebuah ruang bawah tanah dengan posisi kedua kakinya dirantai dengan sangat kuat.

Sebagai seorang pandai besi, pria itu mencoba untuk memutuskan mata rantai yang mengikat kakinya tersebut, supaya ia dapat bergerak bebas didalam kamar penjara yang kecil dan pengap itu. Si pandai besi terus mencermati rantai yang membelenggunya dan mencari peluang supaya dapat memutuskan mata rantai-rantai yang mengikat kakinya tersebut. Setelah bergumul cukup lama akhirnya harapannya menjadi pupus, karena ia mengenali bahwa rantai yang sedang membelenggunya itu adalah buatan tangannya sendiri. Dahulu si pandai besi sangat bangga karena dapat menciptakan rantai yang tidak dapat diputuskan oleh siapapun, tetapi kini ia sangat menyesal karena rantai yang dibuatnya telah membelenggunya dengan sangat kuat.

# RENUNGAN :

Dosa ibarat rantai yang sangat kuat dalam cerita ilustrasi saya diatas, yang tercipta karena kita mengikuti segala keinginan daging (keinginan hawa nafsu duniawi yang kita ciptakan sendiri). Tangan kita sendirilah yang merajut setiap mata rantai dosa itu selama bertahun-tahun. Tanpa kita sadari, dosa demi dosa telah kita jalin sehingga menjadi untaian rantai yang sangat kuat, yang mengikat sampai kita tidak mampu lagi untuk melepaskan diri dari belenggunya. Kita terperangkap dalam rantai yang kita buat sendiri.

Firman Tuhan dengan sangat jelas mengatakan sekaligus menjelaskan kepada kita semua, tentang sebuah dosa yang diakibatkan oleh kedagingan kita, dan itu tidak berkenan kepada-NYA.

" sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. "
(ROMA 8 : 5-8)

Hidup ini dijalani dengan pilihan, apakah kita mau terus terbelenggu oleh rantai dosa yang sangat kuat atau hidup merdeka dari dosa..?? Hidup orang yang dibelenggu oleh rantai dosa tidak akan pernah merasakan ketenangan, karena DOSA SELALU MENCURI DAN MENGAKIBATKAN HILANGNYA SUKACITA SERTA DAMAI SEJAHTERA DARI DALAM HIDUPNYA. Seseorang yang dibelenggu oleh perseteruan tidak akan pernah merasakan indahnya hidup dalam kedamaian, namun jika ia mengundang Raja Damai yaitu Tuhan Yesus Kristus hadir dalam hidupnya maka ia akan menikmati kedamaian, sukacita, serta damai sejahtera yang sejati.

Seseorang yang diikat oleh pornografi akan terus hidup dalam kenajisan yang menyiksanya, ia tidak akan merdeka sampai memutuskan untuk menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi dalam hidupnya dan berkomitmen untuk hidup kudus dengan pertolongan Kuasa Roh Kudus. Orang yang gila hormat dan kedudukan tidak akan merasa tenang dalam hidupnya, ia akan melakukan berbagai cara untuk mencapai tujuannya, tetapi jika ia mau menyerahkan masa depannya kepada Tuhan dan menaruh penuh pengharapan kepada-NYA, maka ia akan menikmati kehidupan yang senantiasa berlimpah kemenangan yang gilang-gemilang. Dan seseorang yang selalu marah-marah, menyimpan dendam, benci, dan mengingat-ingat kesalahan orang lain juga akan merasakan tidak adanya damai sejahtera dalam kehidupannya, namun tatkala ia hidup sesuai dengan Firman Tuhan yang senantiasa menjadi pribadi yang memaafkan, melupakan kesalahan dan murah pengampunan, maka hidupnya akan berubah menjadi seseorang yang penuh Cinta Kasih kepada sesama.

SAHABAT DOA yang terkasih dalam Keluarga Kasih Kristus, tidak ada yang dapat memutuskan belenggu dosa selain dari Tuhan Yesus Kristus yang sudah menang atas dosa. Jadi pilihlah sekarang juga, apakah kita akan hidup merdeka dari dosa, atau kita akan tetap terbelenggu dalam dosa..?? Mari.. Undanglah Yesus untuk masuk ke dalam hati kita dan memerdekakan kehidupan kita dari dosa saat ini juga. Perbaharui hidup kita dalam Kebenaran Firman-NYA, karena hanya ketika kita bersedia berkomitmen hidup didalam Tuhan, kita akan mengalami kemerdekaan sejati yang sesungguhnya dan berlimpah senantiasa didalam setiap kemenangan dalam pergumulan kehidupan. Amin.

" Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. "
(GALATIA 2 : 20)

Selamat menjalani kehidupan yang senantiasa berkemenangan didalam Tuhan dan merdeka atas dosa.