ada suatu kisah tentang seorang pandai besi yang sangat terkenal karena
hasil kerjanya menciptakan berbagai kerajinan dari besi yang hasilnya
sangat bermutu dan disukai banyak orang. Pada suatu saat karena suatu
kesalahannya, si pandai besi ini ditangkap dan dipenjarakan dalam sebuah
ruang bawah tanah dengan posisi kedua kakinya dirantai dengan sangat
kuat.
Sebagai seorang pandai besi, pria itu mencoba untuk memutuskan mata
rantai yang mengikat kakinya tersebut, supaya ia dapat bergerak bebas
didalam kamar penjara yang kecil dan pengap itu. Si pandai besi terus
mencermati rantai yang membelenggunya dan mencari peluang supaya dapat
memutuskan mata rantai-rantai yang mengikat kakinya tersebut. Setelah
bergumul cukup lama
akhirnya harapannya menjadi pupus, karena ia mengenali bahwa rantai yang
sedang membelenggunya itu adalah buatan tangannya sendiri. Dahulu si
pandai besi sangat bangga karena dapat menciptakan rantai yang tidak
dapat diputuskan oleh siapapun, tetapi kini ia sangat menyesal karena
rantai yang dibuatnya telah membelenggunya dengan sangat kuat.
# RENUNGAN :
Dosa ibarat rantai yang sangat kuat dalam cerita ilustrasi saya diatas,
yang tercipta karena kita mengikuti segala keinginan daging (keinginan
hawa nafsu duniawi yang kita ciptakan sendiri). Tangan kita sendirilah
yang merajut setiap mata rantai dosa itu selama bertahun-tahun. Tanpa
kita sadari, dosa demi dosa telah kita jalin sehingga menjadi untaian
rantai yang sangat kuat, yang mengikat sampai kita tidak mampu lagi
untuk melepaskan diri dari belenggunya. Kita terperangkap dalam rantai
yang kita buat sendiri.
Firman Tuhan dengan sangat jelas mengatakan sekaligus menjelaskan kepada
kita semua, tentang sebuah dosa yang diakibatkan oleh kedagingan kita,
dan itu tidak berkenan kepada-NYA.
" sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari
daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
Karena keinginan daging adalah maut,
tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan
daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada
hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup
dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. "
(ROMA 8 : 5-8)
Hidup ini dijalani dengan
pilihan, apakah kita mau terus terbelenggu oleh rantai dosa yang sangat
kuat atau hidup merdeka dari dosa..?? Hidup orang yang dibelenggu oleh
rantai dosa tidak akan pernah merasakan ketenangan, karena DOSA SELALU
MENCURI DAN MENGAKIBATKAN HILANGNYA SUKACITA SERTA DAMAI SEJAHTERA DARI
DALAM HIDUPNYA. Seseorang yang dibelenggu oleh perseteruan tidak akan
pernah merasakan indahnya hidup dalam kedamaian, namun jika ia
mengundang Raja Damai yaitu Tuhan Yesus Kristus hadir dalam hidupnya
maka ia akan menikmati kedamaian, sukacita, serta damai sejahtera yang
sejati.
Seseorang yang diikat oleh pornografi akan terus hidup dalam kenajisan
yang menyiksanya, ia tidak akan merdeka sampai memutuskan untuk menerima
Yesus sebagai Juruselamat pribadi dalam hidupnya dan berkomitmen untuk
hidup kudus dengan pertolongan Kuasa Roh Kudus. Orang yang gila hormat
dan kedudukan tidak akan merasa tenang dalam hidupnya, ia akan melakukan
berbagai cara untuk mencapai tujuannya, tetapi jika ia mau menyerahkan
masa depannya kepada Tuhan dan menaruh penuh pengharapan kepada-NYA,
maka ia akan menikmati kehidupan yang senantiasa berlimpah kemenangan
yang gilang-gemilang. Dan seseorang yang selalu marah-marah, menyimpan
dendam, benci, dan mengingat-ingat kesalahan orang lain juga akan
merasakan tidak adanya damai sejahtera dalam kehidupannya, namun tatkala
ia hidup sesuai dengan Firman Tuhan yang senantiasa menjadi pribadi
yang memaafkan, melupakan kesalahan dan murah pengampunan, maka hidupnya
akan berubah menjadi seseorang yang penuh Cinta Kasih kepada sesama.
SAHABAT DOA yang terkasih dalam Keluarga Kasih Kristus, tidak ada
yang dapat memutuskan belenggu dosa selain dari Tuhan Yesus Kristus
yang sudah menang atas dosa. Jadi pilihlah sekarang juga, apakah kita
akan hidup merdeka dari dosa, atau kita akan tetap terbelenggu dalam
dosa..?? Mari.. Undanglah Yesus untuk masuk ke dalam hati kita dan
memerdekakan kehidupan kita dari dosa saat ini juga. Perbaharui hidup
kita dalam Kebenaran Firman-NYA, karena hanya ketika kita bersedia
berkomitmen hidup didalam Tuhan, kita akan mengalami kemerdekaan sejati
yang sesungguhnya dan berlimpah senantiasa didalam setiap kemenangan
dalam pergumulan kehidupan. Amin.
" Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan
Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di
dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah
mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. "
(GALATIA 2 : 20)
Selamat menjalani kehidupan yang senantiasa berkemenangan didalam Tuhan dan merdeka atas dosa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar