Banyak orang saat ini terjebak dengan pola pikir bahwa pekerjaan atau investasinya adalah sumber pendapatan mereka.
Tuhan memang memberikan kita
kemampuan untuk bekerja, namun saat seseorang kehilangan pekerjaan dan
investasi gagal, banyak orang yang menjadi putus asa. Hal ini terjadi
karena dia kehilangan perspektif Allah.
Pertimbangkan ini …
Tuhan ingin kita untuk merencanakan – tetapi tidak pernah khawatir (Matius 6:25-34).
Banyak orang mudah terperangkap oleh rasa takut dan juga rasa khawatir akan masa depan. Tapi Tuhan berjanji untuk tidak meninggalkan kita. Jika kita menjaga mata hati kita kepada-Nya, kita akan menemukan keamanan dan harapan.
Satu hal yang kita perlu ingat, bahwa Tuhan
adalah sumber pasokan kehidupan kita. Dia berjanji untuk memenuhi semua
kebutuhan kita. Ketika kita kehilangan pekerjaan atau investasi kita
gagal, bukan berarti kita kehilangan sumber keamanan hidup. Tuhan masih ada, dan Dia menjamin kehidupan kita.
Jika kita mungkin telah membuat
keputusan yang salah dalam investasi, atau bahkan terjerat hutang,
jangan menyerah. Hadapilah, bertanggung jawablah, dan bawa segala
pergumulan itu kehadapan Tuhan. Dia sumber segala hikmat dan juga kekayaan akan memampukan kita untuk menyelesaikan masalah itu langkah demi langkah.
Tidak peduli apa keadaan kita, kita
harus ingat bahwa Allah adalah sumber kehidupan kita. Dia mengasihi kita
dan Dia berjalan bersama kita bahkan hingga lembah kekelaman. Dia akan
memenuhi kebutuhan kita dengan jalan-Nya dan pada waktu-Nya. Rencana-Nya
selalu yang terbaik. Kita perlu belajar untuk berhenti khawatir dan
mulai mempercayai Tuhan untuk bimbingan-Nya dan penyediaan-Nya.
Pekerjaan dan harta kita bukanlah sumber keamanan hidup kita, Tuhanlah sumber kehidupan kita yang menjamin akan memenuhi kebutuhan kita.
Filipi 4:19 : Allahku akan memenuhi segala keperluanmu, menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar