Selasa, 31 Desember 2013

Senangkan Hati TUHAN


[Mazmur 147:7-11]
U
mumnya kita memahami bahwa TUHAN senang pada puji-pujian kita. Pemazmur malah berkata TUHAN bertakhta di atas puji-pujian umatNya. Namun di bagian Mazmur 147:7-11 ini, yang membuat hati TUHAN senang, adalah sikap takut TUHAN.
Orang yang takut TUHAN adalah mereka yang menaruh hormat akan nama TUHAN –yaitu tidak menyebut namaNya untuk kesia-siaan, dan tidak memakai namaNya untuk membenarkan kesalahan [bnd. Orang yang suka bersumpah palsu atas nama TUHAN].
Orang yang takut TUHAN itu membungkukkan dirinya, sujud bahkan dengan wajah sampai ke tanah, sebagai tanda hormat pada kemuliaanNya. Ini diwujudkan dalam hal ketekunan beribadah. Maka setiap orang harus mencintai jam-jam ibadahnya.
Orang yang takut TUHAN itu membuka telinganya untuk mendengar sabda/firman/perintah TUHAN. Mereka mewujudkannya dengan jalan melakukan kebaikan, dan tidak melakukan dosa. Sebab perbuatan baik itu sepadan dengan firman TUHAN. Perbuatan jahat/dosa itu berlawanan dengan firman TUHAN.
Orang yang takut TUHAN itu selalu mau mencium kaki TUHAN. Ini diwujudkan dalam kesetiaannya berdoa setiap waktu dan menjadikan doa itu sebagai kekuatan bagi hidupnya.
Orang yang takut TUHAN itu suka melayani. Ini diwujudkan dalam kepeduliannya kepada mereka yang lemah [seperti janda, duda, anak yatim-piatu, atau orang miskin].
Semua ini kiranya menjadi bahan perenungan kita, sebelum kita mengakhiri tahun 2013 dan menjadikan tahun ini sebagai tahun penuh syukur agar kita terus menjadi jemaat yang takut TUHAN.