[Mazmur 147:7-11]
|
U
|
mumnya
kita memahami bahwa TUHAN senang pada puji-pujian kita. Pemazmur malah berkata
TUHAN bertakhta di atas puji-pujian umatNya. Namun di bagian Mazmur 147:7-11
ini, yang membuat hati TUHAN senang, adalah sikap takut TUHAN.
Orang yang takut TUHAN adalah
mereka yang menaruh hormat akan nama TUHAN –yaitu tidak menyebut namaNya untuk
kesia-siaan, dan tidak memakai namaNya untuk membenarkan kesalahan [bnd. Orang
yang suka bersumpah palsu atas nama TUHAN].
Orang yang takut TUHAN itu
membungkukkan dirinya, sujud bahkan dengan wajah sampai ke tanah, sebagai tanda
hormat pada kemuliaanNya. Ini diwujudkan dalam hal ketekunan beribadah. Maka
setiap orang harus mencintai jam-jam ibadahnya.
Orang yang takut TUHAN itu membuka
telinganya untuk mendengar sabda/firman/perintah TUHAN. Mereka mewujudkannya
dengan jalan melakukan kebaikan, dan tidak melakukan dosa. Sebab perbuatan baik
itu sepadan dengan firman TUHAN. Perbuatan jahat/dosa itu berlawanan dengan
firman TUHAN.
Orang yang takut TUHAN itu selalu
mau mencium kaki TUHAN. Ini diwujudkan dalam kesetiaannya berdoa setiap waktu
dan menjadikan doa itu sebagai kekuatan bagi hidupnya.
Orang yang takut TUHAN itu suka
melayani. Ini diwujudkan dalam kepeduliannya kepada mereka yang lemah [seperti
janda, duda, anak yatim-piatu, atau orang miskin].
Semua ini kiranya menjadi bahan
perenungan kita, sebelum kita mengakhiri tahun 2013 dan menjadikan tahun ini
sebagai tahun penuh syukur agar kita terus menjadi jemaat yang takut TUHAN.