Rabu, 25 Desember 2013

Bijaksana, Adil dan Beribadah


[Titus 2:11-15]
A
pa yang harus kita lakukan dalam dunia ini, terutama dalam masa-masa kita merayakan Adventus Natal? Titus mengatakan hanya ada tiga hal yaitu menjadi bijaksana, bertindak adil dan taat beribadah. Ketiga hal itu ia tegaskan sebab selama kita ada di dunia ini, kita menikmati kasih karunia TUHAN yang telah menjadikan kita umat kepunyaanNya sendiri, setelah Ia, di dalam Yesus Kristus, membebaskan kita dari segala kejahatan [baca. Ay.14].
Mengapa harus bijaksana [=berhikmat]? Sebab dunia menawarkan banyak hal yang dapat membuat kekudusan hidup kita tercemar. Di hidup ini kita berhak memilih; namun kita memilih sebagai umat kepunyaan TUHAN yang telah diselamatkanNya. Sebab itu, penting menjadi bijaksana karena kita tidak lagi memilih mana yang baik, melainkan kita melakukan segala yang baik [ay.14].
Mengapa harus adil? Sebab perbuatan kefasikan selalu mengintai. Bentuk kefasikan itu ialah berbohong, dan saling menciderai. Dan itu dapat mencelakai atau membuat orang lain menderita. Hidup dalam kasih karunia TUHAN tidak boleh seperti itu. Sebab itu dituntut untuk berlaku adil.
Mengapa harus beribadah? Sebab kefasikan dan dosa itu mengintai dan dapat menjerumuskan ke dalam dosa. Supaya kita tidak tergoda melakukan kefasikan, baiklah kita membentengi diri kita dengan jalan meningkatkan ibadah dan doa. Dengan melakukan itu, kita akan terus kedapatan sebagai hamba yang dikuduskan dan rajin berbuat baik.
Tiga hal ini sekali lagi merupakan bentuk sikap yang diharapkan dalam seluruh hidup dan masa-masa kita merayakan Adventus. Bijaksana-adil-beribadah, kiranya menjadi tiga kunci sukses kita menjadi hamba yang dikuduskan TUHAN. Dan melaluinya kita selalu rajin berbuat baik.