[Mazmur 124:1-8]
|
P
|
emazmur
selalu mengajarkan hal-hal yang berfaedah bagi hidup seorang manusia. Dan satu
hal yang berfaedah adalah hidup dengan hanya mengandalkan TUHAN. Karena orang
yang mengandalkan TUHAN adalah orang percaya yang takut TUHAN. Orang yang takut
TUHAN adalah orang yang memahami keterbatasan dirinya, lalu tidak sombong,
melainkan rendah hati, sambil yakin bahwa di dalam kelemahannya itu, TUHAN
memberinya kemampuan. Artinya, TUHAN tidak akan meninggalkan dirinya sesaat
pun.
Dalam teks hari ini, pemazmur
menyatakan iman, dan mengajak kita untuk menyatakan iman yang sama, bahwa
‘jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, tentu kita sudah binasa’.
Sebab itu, jika sampai hari ini
kita masih hidup dan berkesempatan untuk merayakan Adventus Natal, itu terjadi
sebab TUHAN di pihak kita. Kita memiliki banyak masalah, namun itu tidak
membuat kita hancur, juga sebab TUHAN di pihak kita. Ada banyak hal yang sulit
kita hadapi, dan kita nyaris tak dapat menyelesaikkannya sendiri, namun kita
tiba-tiba saja dimampukan mengatasinya, juga karena TUHAN di pihak kita. Kita
mengalami dukacita dan kesedihan, namun dalam kesedihan dan dukacita itu kita
tidak menyangkal TUHAN, juga karena TUHAN di pihak kita. Bangsa dan daerah ini
dihantui bermacam-macam isu dan peristiwa bencana, namun kita tidak dibiarkan
binasa sia-sia, juga sebab TUHAN di pihak kita.
Dan hal TUHAN di pihak kita, tidak
mesti dipahami bahwa walau kita berdosa sekali pun IA tetap di pihak kita. Hal
TUHAN di pihak kita dalam bahasa pemazmur ini adalah hal TUHAN menyatakan
cintaNya yang lebih kepada umat yang takut akan Dia dan mau hidup bersandar
sepenuhnya kepada TUHAN. Umat yang jujur, setelah mengaku dosanya, dan tidak
melakukan dosa itu lagi. Kepada mereka seperti itu, TUHAN tetap menyatakan
keberpihakannya kepada mereka; kepada manusia yang takut TUHAN.